Jakarta – Pertemuan yang ditunggu-tunggu antara penyanyi Denada dan putranya, Ressa Rizky Rossano, akhirnya terjadi setelah mereka terpisah selama lebih dari dua dekade tanpa komunikasi langsung.
Momen emosional ini menjadi penanda awal dari perbaikan hubungan antara ibu dan anak yang sebelumnya diliputi berbagai konflik. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai pertemuan yang penuh makna ini.
Manajer Denada, Risna Ories, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung dalam acara buka puasa bersama di sebuah restoran yang terletak di Jakarta Selatan pada hari Kamis, 19 Maret 2026.
Selama hampir lima jam, mereka berbincang-bincang, merindukan satu sama lain, sambil menyelesaikan berbagai kesalahpahaman yang selama ini beredar di publik.
“Itu adalah pertemuan yang sangat indah. Saat Denada tiba dan membuka pintu, dia langsung melihat Ressa yang sudah menangis. Ressa berdiri, terus menangis, dan setelah berjabat tangan, mereka langsung berpelukan hingga tak kuasa menahan air mata,” jelas Risna dalam tayangan YouTube pada Minggu, 22 Maret 2026.
Pertemuan ini menjadi titik balik dari berbagai isu yang sebelumnya muncul, setelah Ressa mengajukan gugatan perdata yang menuduh adanya penelantaran anak.
Ketegangan antara kedua belah pihak sempat meningkat, termasuk perbedaan pandangan yang muncul antara tim hukum Ressa dan pihak Denada terkait proses komunikasi yang terjadi sebelumnya.
“Padahal, kami yang sebenarnya sudah menunggu. Ketika Denada mengabarkan bahwa ‘Mbak, Ressa baru saja memberi kabar dan hari ini bisa bertemu’, kami terkejut dengan berita tersebut karena sebelumnya kami tidak mengetahui kepastiannya,” ujar Risna.
Ressa Rizky menunjukkan perubahan emosional yang kuat. Dari yang sebelumnya menggunakan panggilan formal, kini ia mulai memanggil Denada dengan sebutan “Ibu”. Sementara itu, Denada membalas dengan menyapa putranya dengan panggilan akrab “Nang”.
“Denada sudah mengatakan, ‘Iya Ibu siap, Ibu, kamu mau apa Nang?’. Dia sudah mulai memanggilnya dengan ‘Nang’,” ungkap Risna.
“Ressa juga sudah mulai memanggilnya dengan sebutan Ibu. Ini menunjukkan bahwa Denada juga menempatkan dirinya dalam posisi sebagai Ibu,” tambahnya.
Keakraban di antara mereka terus meningkat dengan tawaran Denada agar Ressa tinggal bersamanya di Jakarta. Selama ini, Ressa diketahui hidup secara mandiri di sebuah kos-kosan. Denada berharap dengan kedekatan fisik ini, komunikasi mereka akan lebih mudah dan dapat mendukung masa depan putranya.
➡️ Baca Juga: FIFA Intervensi, Timnas Irak Siap Berangkat ke Meksiko untuk Kompetisi Internasional
➡️ Baca Juga: DLC & Update: Apa yang Sudah dan Belum Diumumkan untuk Assassin’s Creed Shadows
Leave a Reply